Tuesday, November 3, 2009

Bung Tomo - Superhero Surabaya

Sutomo, laki-laki kelahiran Surabaya 03 October 1920, yang lebih dikenal oleh masyarakat Surabaya kususnya sebagai “Bung Tomo”, contoh sosok seorang pahlawan bagi Arek-arek Suroboyo.

Peranan heroisme yang menjadikan beliau Super Hero Surabaya adalah peristiwa pertempuran 10 November 1945 melawan NICA, yang di peringati sebagai Hari Pahlawan Nasional.

Sosok Sutomo, berasal dari kalangan biasa.

Di usia yang sangat belia 12 tahun, beliau terpaksa tidak bisa melanjutkan sekolah nya di MULO karena harus membantu dirinya sendiri dan keluarganya yang dalam kesulitan ekonomi. Kemudian pendidikan Beliau di lanjutkan ke HBS malalui pendidikan koresponden, sehingga tidak harus hadir di sekolah karena masih harus bekerja. Prestasi Beliau di sekolah amat sangat mengagumkan, padahal hanya dengan koresponden saja.

Kegiatan politik Beliau dimulai pada tahun 1944, dengan bergabung menjadi anggota Gerakan Rakyat Baru. Pada bulan Oktober dan November 1945, beliau sangat aktif dalam menyerukan suaranya membangkitkan semangat rakyat Surabaya untuk berjuang melawan tentara NICA.

Setelah Indonesia Merdeka, Bung Tomo masih aktif di pergerakan politik Indonesia. Bahkan Beliau pernah menduduki jabatan sebagai Menteri Negara Kabinet Burhanuddin Harahap walaupun hanya selama 8 bulan dan berakhir pada 24 Maret 1956.

Kemudian pada awal tahun 1970-an, beliau menyuarakan perbedaan pendapatnya dengan bersuara lantang menentang program-program Orde Baru Suharto. Tindakan ini mengakibatkan beliau menghuni hotel perdeo pada 11 April 1978 selama satu tahun.

Tragis sebagai seorang Pahlawan, di penjarakan oleh bangsanya sendiri.

Beliau beristirahat dengan tenang saat menunaikan Ibadah Hajinya di Mekkah pada tanggal 7 October 1981. Dan di makamkan di Tempat Pemakaman Umum Ngagel – Surabaya.

Mari kita teruskan perjuangan Beliau, Merdeka Bung !


No comments:

Post a Comment